Senin, 29 Desember 2008

ISRAEL MELAKUKAN HOLOCAUST II TERHADAP WARGA PALESTINA



Oleh M.Subhan Al-pandiany *
( Refleksi Inspiratif : Kecam Agresi Militer Israel ke wilayah Gaza, Palestina )
Sejak tahun 1947, Israel yang mendeklarasikan menjadi Negara merdeka telah memerdekakan Negara sendiri tanpa dukungan beberapa Negara. Ini merupakan sebuah state out state without sovereignty. Negara damai merupakan Negara yang diakui dengan 3 syarat yakni mendapat dukungan warga masyarakat Negara yang bersangkutan, ada konstitusi yang melarang anti-kekerasan, dan mendapat dukungan dari dunia internasional sebagai Negara yang berdaulat. Berbeda dengan kondisi Israel yang mendapatkan dukungan dari beberapa Negara saja tanpa ada rekonsiliasi diplomasi dengan Negara tetangganya yakni Negara Palestina. Pada mulanya Theodere Herzl menciptakan Negara ini karena merasa frustasi akibat Hitler-Nazi Jerman melakukan pembantaian massal kepada warga israel di Negara jerman sehingga palestina yang dulunya aman dan sejahtera dicaplok oleh Israel yang tanpa malu mendeklarasikan menjadi Negara yang dibantu oleh inggris dan Amerika serikat.
Hampir 60-tahun lebih Israel telah melakukan Holocaust terhadap warga Palestina yang tidak berdosa. Dampak dari Negara-negara teluk arab sulit memenagkan pertempuran melawan Israel karena tidak bersatunya para pemimpin Negara-negara arab walaupun sesame muslim yang seharusnya membela muslim lainnya apabila sedang sakit atau menderita ( Al-Hadits ). Persatuan dan kesatuan diantara Negara-negara arab yang tidak bersatu karena sikap politik dan ekonomi yang amat kolot dan lebih mementingakn factor sekte aliran atau ekonomi,politik dan pertahanan yang lebih mengedepankan egosentris pada setiap Negara masing-masing. Tujuan utama ini merupakan hal dilematis dan efek domino bahwa Israel memanfaatkan momentum dengan menyerang Palestina pada saat Negara-negara tetangga lagi sering berkonflik.
Menurut sumber berita di media ( 27/12/2008 ), Israel memulai kembali Holocaust ke-II dengan membombardir pusat wilayah gaza yang mewafatkan warga sipil sekitar 300 orang sampai hari ini ( metro TV, 29/12/2008 ). Tindakan anarkhisme injured of fatality adalah tidak dibenarkan menurut peraturan manapun di setiap Negara ataupun hukum internasional maupun hukum di setiap agama masing-masing. Menurut islam, Kekerasan adalah salah cara yang salah dan keliru dan itu tidak dibenarkan serta apabila ada hal yang bersifat kekerasan dengan membunuh warga sipil itu merupakan kesalahan fatal dan harus dihukum atau dikuculkan dari dunia internasioal. Di dalam undang-undang Hukum Perang Internasional bahwa Mengenai status membela diri atau berperang dengan Negara lain haruslah di wilayah atau batasan diluar warga sipil, bisa dibilang di daerah yang jauh dari warga sipil atau daerah tanpa ada bangunan/rumah milik sipil. Israel telah mengadakan permusuhan diantara yang Pro dan Kontar terhadap Negara Palestina dan Israel, sehingga ini merupakan given apakah faktor History dan its story yang sengaja diulang pada era sekarang, yang merupakan sebuah kolonisasi atau justifikasi bahwa kaum Yahudi adalah ras paling mulia layaknya bangsa arya ( jerman-nazi ) dengan memanfaatkan sebuah peniruan gaya militerisme Hitler era II.
Peace keeping, peacemaking and peace sovereignty adalah hak setiap Negara yang merasa didholimi atau dijajah oleh Negara lain atau penjajah yang harus dilindungi oleh Negara lain dan lembaga internasional. Efektifitas lembaga dan Negara lain yang mempunyai power dan pengaruh kuat seharusnya bisa mendamaikan konflik palestina-israel akan tetapi secara fakta sampai saat ini belum ada konsekwensi dan komitmen apakah Negara atau lembaga semacam PBB mempunyai kekuatan efektif ? kemudian penulis mengkritik tindakan negara-negara dan lembaga semacam PBB hanya bersifat komentar atau pernyataan tertulis belaka yang tidak mempunyai pengaruh bargaining position terhadap Israel sama saja Mati Suri. Sekarang diplomasi damai atau melalui traktak kesepekatan perjanjian damai sudah punah dan kadang kala si Israel mengingkari treaty tersebut. PBB sebagai pihak penengah seharusnya mengirimkan pasukan perdamaian di wilayah gaza dan membela negeri yang terjajah oleh Israel dengan memberikan bantuan militer dan menyerang Israel juga. Metode pengiriman pasukan damai untuk membela Palestina oleh PBB dan Negara lain adalah sangat efektif untuk genjatan senjata agar supaya Israel takut terhadap otoritas Negara lain dan PBB berbeda kalu hanya memakai metode surat pernyataan resmi baik melalui surat pemanggilan Duta Besar/Diplomat Israel maupun metode mengutuk kecaman melalui media massa dan elektronik.
Mereview tindakan AS dan Sekutunya di Irak yang berjamaah untuk melawan militansi mujahid Irak seharusnya Negara-negara islam atau timur tengah ikut membantu juga di Palestina dengan mengirimkan pasukan berani mati dan peralatan militer modern untuk bersekutu dengan tentara palestina dan bersama dengan Negara-negara islam / timur tengah bagaikan tentara AS dan sekutunya di Irak. Al-hasil sampai saat ini atau dahulu-dahulunya tidak ada tindakan agresif sportif dari Negara-negara teluk arab ini. Penulis menyarankan bahwa jikalau tindakan Negara-negara arab dan Negara-negara penentang Israel bersekutu dengan Negara Palestina akan ada perubahan 80 % menyelamatkan warga sipil yang tidak berdosa yakni dengan menyerang Israel. Istilah welfare state bisa terwujud di Negara palestina apabila ada legitimasi yang kuat dari Negara-negara besar dan umat islam untuk bersatu tanpa memandang perbedaan aliran agama, ekonomi dan budaya politik sehingga tulisan yang tertera di Piagam PBB tentang HAM dan konstitusi di setiap Negara maupun himabaun di setiap Al-Kitab masing-masing agama adalah benar-benar dijalankan sesuai teks asli bukannya hanya bersifat teoritis atau hanyalah omongan yang tidak terRealisasikan belaka.
Perubahan di wilayah timur tengah tidak akan terwujud jikalau tidak ada kata “ we can, yes, we are peace with all state without assassination and Anarchize “. Sebut saja ada Obama Versi Timur tengah atau di Israel ada perubahan menuju kepemimpinan damai maka Palestina akan menjadi Negara keadilan dan sejahtera sebaliknya Israel dan dunia internasional akan mengalami soft power of pleasure. Nantinya ada sebuah kebutuhan bahwa “ kita adalah manusia, kita cinta damai, kita sama-sama makhluk Tuhan, kita harus menjadi malaikat dan membunuh karakter setan pada setiap diri kita walaupun agama berbeda dan agamanapun mengajarkan bahwa janganlah membunuh sesama manusia dan cintailah kedamaian dalam hati manusia yang cinta kepada Tuhannya “.
Jika Israel menganggap Palestina adalah Duri yang ada di jalan maka sebaiknya dibuang di tempat yang aman jangan ditaruh di sembarang tempat yang nantinya akan mengakibatkan cedera bagi pemakai jalan. Israel dalam melakukan pembantaian ini laksana membuang duri di jalan lain yang mengakibatkan kematian warga paletina, ini bisa diartikan bahwa palestina adalah duri yang akan menjebak si pembuang duri ( Israel ) akan melukai sendiri pada waktu yang akan ditunggu suatu saat nanti. Dan itu pasti terjadi karena Israel lebih memilih karakter setan melekat pada diri Israel walupun saat ini Palestina kondisinya lagi sakit akan tetapai si-malaikat ini ( Palestina ) suatu saat akan bangkit dan mendapat wahyu dari tuhan dan akan merobohkan setan ( Israel ) karena ingkar terhadap janjinya. Dulunya Israel pada jaman nabi musa adalah Malaikat yang baik dan kemudian ingkar kepada Tuhannya akibatnya Tuhan Murka dan menjadikan Israel sebagai setan dunia walaupun sekarang lagi asyik gagah menyerang palestina akan tetapi pada saat ini Israel sedang akan mau lumpuh menuju kekalahan. Kita akan menunggu dan memperjuangkan bahwa wahyu dari Tuhan akan memusnahkan Israel dari dunia ini. Kita akan menunggu siapakah aktor pembawa pesan yang akan mengalahkan Israel ? apakah anda siap atau siapakah yang siap membawa tongkat keadilan dan kesejahateraan bagi palestina? Ditunggu partisipasi anda semua baik partisipasi materi, moril dan non materi. “ Palestina Pasti Bisa menuju kemenangan “

*Penulis adalah penyampai pesan kedamaian untuk palestina dan sekaligus partisipan di Komisi Penyelamat Palestina-Indonesia ( KAPPI ).Dukung tulisan Anda untuk kemenangan dan kemerdekaan Palestina dengan mengirimkan E-mail ke : kappipalestina@gmail.com atau www.kispa.org




0 komentar:

MAAF,WEBSITE INI SEDANG PERBAIKAN